Aku. Cinta ayah dan ibuku dalam hidup ku
Minggu, 28 Juni 2015
DATABASE DAN SISTEM MANAJEMEN DATABASE
MANAJEMEN DATA
Manajemen
data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua
kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya informasi yang akurat, mutakhir,
aman dari gangguan dan tersedia bagi pemakai.
Kegiatan manajemen data
Kegiatan
manajemen data mencakup :
·
Pengumpulan data. Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam status
formulir yang disebut dokumen sumber (source
document) yang berfungsi sebagai
input bagi sistem.
·
Integritas dan
pengujian. Data tersebut diperiksa untuk
menyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala
yang telah ditentukan sebelumnya.
·
Penyimpanan. Data disimpan pada suatu medium seperti pita magnetik atau piringan
magnetik.
·
Pemeliharaan. Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tidak lagi
diperlukan dihapus agar sumber daya tetap mutakhir.
·
Keamanan. Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan.
·
Organisasi. Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
·
Pengambilan. Data tersedia bagi pemakai
PENYIMPANAN
SEKUNDER
Penyimpanan
berurutan.
Penyimpanan berurutan (sequential storage) adalah suatu
organisasi atau penyusunan data di suatu medium penyimpanan yang terdiri dari
suatu catatan mengikuti satu catatan lain dalam suatu urutan nomor pegawai.
Penyimpanan pita magnetik
Pita
magnetik yang digunakan untuk menyimpan data komputer memiliki bentuk fisik
yang sama dengan pita audio. Pita ini terdiri dari bahan plastik yang dilapis dengan
suatu zat yang memungkinkan perekaman.
Memperbarui file pita magnetik
Sejumlah file yang menyediakan gambaran konseptual dari
perusahaan tersebut file master. Ada file master persediaan, file master
pelanggan, file master pegawai, dsb. Tiap file master berisi data tentang suatu
subyek tertentu.
File master diperbarui dengan data dari file transaksi.
Suatu file transaksi berisi data yang menggambarkan kegiatan perusahaan
seperti penjualan, pembelian, dan waktu kerja pegawai.
Pengunaan pita
magnetik
Pita magnetik angat cocok untuk
dgunakan sebagai medium penyimpanan historis. Perusahaan dapat
menyimpan data pada pita dan menyimpan pita tersebut sebagai catatan kegiatan
bisnis. Pita magnetik juga digunakan sebagai file backup dari file master yang tertulis pada alat penyimpanan
akses langsung. Pita magnetik dapat pula berfungsi sebagai medium input. Pita magnetik dapat berfungsi sebagai medium komunikasi yang dapat dikirimkan
melalui pos.
Penyimpana akses
langsung
Penyimpanan
akses langsung (direct access storage) adalah
suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan catatan – catatan ditulis
dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. Unit perangkat keras yang
memungkinkan hal ini disebut Direct
Access Storage Device (DASD).
Penyimpanan
piringan magnetik
Piringan (disk)
yang digunakan untuk mencatat data komputer biasanya terbuat dari metal dan
dilapisi bahan perekaman yang sama dengan pita magnetik. Beberapa piringan
dapat disusun menjadi suatu tumpukan
piringan (disk stack) vertikal. Jalur adalah suatu pola melingkar dari
bit – bit data. Tumpukan piringan dimasukkan dalam suatu disk drive atau disk
unit.
Membaca dan
menulis data pada piringan
Disk address menetukan nomor jalur, nomor
read/write head, serta biasanya nomor catatan pada jalur – catatan 1, catatan
2, dan seterusnya.
Pembuatan alamat
catatan
Ada tiga pendekatan dasar untuk menghasilkan alamat yang
diperlukan DASD untuk mengakses suatu catatan. Pendekatan
tersebut adalah direct, hashing, dan indexed sequential.
Direct
addressing. Pada direct addressing,
kunci catatan (record key) berfungsi
sebagai alamat. Kunci (key) adalah elemen data yang
mengidentifikasi catatan suatu file.
Hashing.
Menghitung alamat dari kunci itu dapat dilakukan. Alamat diubah oleh suatu algoritma
yang disebut hashing scheme atau randomizing formula untuk menghasilkan alamat. Overflow area adalah suatu
bagian dari DASD yang dicadangkan untuk penyimpanan catatan – catatan yang
kuncinya telah ditentukan. Kunci – kunci duplikat itu disebut synonym.
Indexed
sequential. Jika suatu file diorganisasikan secara indexed sequential,
catatan – catatan dicatat pada piringan secara berurutan. Kemudian kunci catatan ini dan disk
address-nya ditempatkan dalam satu file atau tabel tersendiri yang disebut indeks.
Penggunaan DASD
DASD adalah medium file master yang baik. Pengunaan lain yang terpopuler adalah
sebagai medium penyimpanan sementara
untuk menampung data semi-terproses.
HUBUNGAN
PENYIMPANAN SEKUNDER DENGAN PEMROSESAN.
Terdapat dua cara utama untuk mengolah data-pengolahan
batch dan pengolahan online. Pengolahan
batch mencakup pengumpulan transaksi dan pemrosesan semuanya sekaligus,
dalam batch. Pengolahan online mencakup pengolahan transaksi
satu persatu, kadang saat terjadinya transaksi.
Pengolahan batch
Tujuan dari sistem ini adalah memperbarui tiga file
master – perswediaan, piutang, dan analisis penjualan. Perusahaan biasanya
memperbarui file batch mereka secara harian, yang disebut siklus harian.
Pengolahan
online
Pengolahan online dikembangkan untuk mengatasi masalah
file yang ketinggalan jaman. Terobosan teknologi yang memungkinkan pengolahan
online adalah penyimpanan piringan magnetic.
Sistem realtime
Sistem realtime adalah suatu sistem yang
mengendalikan sistem fisik. Sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat
pada status sistem fisik. Sistem realtime adalah bentuk khusus dari sistem
online.sistem online menyediakan sumber daya konseptual tersebut dengan
menggunakan sumber daya konseptual untuk menentukan operasi dari sistem fisik.
ERA SEBELUM
DATABASE
Era penggunaan computer yang ada sebelum konsep database
dengan pengulangan data (data redundancy),
ketergantungan data (data dependency),
dan kepemilikan data yang tersebar (diffused
data ownership).
Pengulangan data
Saat sistem pengolahan data dirancang, file data input
yang diperlukan oleh sistem tersebut diciptakan tanpa mempertimbangkan
bagaimana data tersebut mempengaruhi sistem lain. Mungkin banyak, atau bahakan
seluruh, data dalam sustu file baru telah terdapat dalam file yang sudah ada.
Hasilnya adalah pengulangan data
atau duplikasi.
Ketergantungan
data
Ketergantungan
data mengacu
pada penggabungan yang erat antara spesifikasi data dan program computer.
Karakteristik data seperti panjang field, panjang catatan, dan lain – lain
dikodekan kedalam tiap program yang mengakses data tersebut.
KEBANGKITAN ERA
DATABASE
Organisasi logis (logical organization) mengintegrasikan data dari beberapa lokasi
fisik yang berbeda dan merupakan cara pemakai melihat data. Organisasi fisik (physical
organization), sebaliknya merupakan cara computer melihat data – sebagai
file – file yang terpisah.
Tugas spesialis informasi adalah
menyediakan organisasi logis yang diperlukan oleh pemakai dalam kendala dari
organisasi fisik.
Integritas logis dalam satu file
Dua
pendekatn memungkinkan catatan – catatan pada satu file dipih berdasarkan
karakteristiknya daripada berdasarkan kuncinya. Pendekatan ini disebut inverted file dan linked list. Keduanya membutuhkan DASD.
Inverted
file. Inverted file adalah suatu file yang disimpan dalam suatu
urutan tertentu, tetapi suatu indeks yang menyertainya memungkinkan catatan –
catatan dari file itu dipilih dalam urutan yang berbeda.
Inverted file dirancang untuk
memecahkan jenis masalah berupa permintaan manajer atas laporan yang
mendaftarkan hanya catatan –catatan tertentu dalam suatu file. Inverted file index seperti itu, juga
sering disebut indeks sekunder.
Linked list.
Suatu
file tersendiri, yaitu salesperson link, ditambahkan pada tiap catatan dalam
file master wiraniaga. Field tersebut berisi link, atau pointer, yang
menghubungkan semua catatan dari setiap wiraniaga. File yang berisi link filed
disebut linked list.
Integritas logis antara beberapa file
Link
digunakan untuk saling menghubungkan catatan- catatan dalam satu file dengan
catatn – catatan yang berhubungan dengan secara logis di file – file lain.
Sistem GE ini dimulai, yaitu integrated data store, dan merupakan langkah maju
pertama menuju satu database terintegrasi dari beberapa file.
KONSEP DATABASE
Database adalah suatu koleksi computer yang terintegrasi,
diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan
kembali. Integrasi
logis dari catatan – catatan dalam banyak file ini disebut konsep database.
Dua
tujuan utama dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan dan mencapai
independensi data. Independensi data
adalah kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat
perubahan pada program yang memproses data.
STRUKTUR
DATABASE
Hubungan
eksplisit.
Satu pendekatan untuk menetapkan hubungan eksplisit antara catatan – catatan dari beberapa file
adalah dengan menyusun catatan – catatan tersebut dalam suatu hirarki, ini
disebut struktur hirarki.
Suatu catatan yang memiliki anak catatan disebut parent, dan anak catatan itu disebut children.
Hubungan
implisit
Hubungan
implisit,
yaitu hubungan yang dapat dinyatakan secara tidak langsung dari catatn data
yang telah ada. Data dalam database relasional ada dalam bentuk tabel – tabel
yang disebut flat file. Flat file adalah suatu penyusunan data
dua dimensi dalam kolom – kolom dan baris – baris.
PERANGKAT LUNAK
DATABASE
Perangkat lunak yang menetapkan dan memelihara integrasi
logis antar file, baik eksplisit maupun implisit, disebut sistem manajemn database.
MENCIPTAKAN
DATABASE
Menentukan
kebutuhan data
Definisi dari kebutuhan data adalah langkah kunci
mencapai CBIS. Nama yang diberikan untuk deskripsi dari semua data perusahaan
adalah model data perusahaan.
MENGGUNAKAN
DATABASE
Query adalah permintaan informasi
dari data-base, dan query language adalah bahasa khusus yang user-friendly yang
memungkinkan computer menjawab query.
SUATU MODEL
DBMS
Manajer database adalah elemen paling penting
karena menangani permintaan data para pemakai. Query language dan DML adalah bagian dari manajer data-base.
PENGELOLA
DATABASE
Tugas DBA terbagi dalam empat area utama: perencanaan
database, penerapan database, operasi database, dan keamanan database.
MENEMPATKAN
DATABASE DAN DBMS DALAM PERSPEKTIF
Keuntungan DBMS :
§ Mengurangi pengulangan data
§ Mencapai independensi data
§ Mengintegrasikan data dari beberapa file
§
Mengambil data dan informasi secara tepat
§ Meningkatkan keamanan
Kerugian DBMS :
§ Memperoleh perangkat lunak yang mahal
§
Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar
§ Mempekerjakan dan mempertahankan staff DBA
IKHTISAR
Manajemen data adalah subset dari irm yang melaksanakan fungsi
pengumpulan, pengujian dan integritas, penyimpanan, pemeliharaan, keamanan,
organisasi dan pengambilan data. Alat penyimpanan sekunder ada dalam dua jenis – berurutan dan akses langsung. Jenis DASD paling popular
adalah piringan magnetic. Istilah realtime digunakan untuk menggambarkan sistem
online yang bereaksi cukup cepat pada kegiatan dalam sistem fisik sehingga
dapat mengendalikan sistem itu.
SISTEM PENGOLAHAN DATA
A. SISTEM PENGOLAHA DATA
System yang melakukan tugas pengolahan data
adalah system pengolahan data. Dalam pandangan kita, system pengolahan data
adalah sama dengan system akuntansi. Pndangan ini didasarkan pada kenyataan
bahwa pada mulanya computer hnaya diterapkan untuk tugas akuntansi dan,
penggunaanya disebut pengolahan data elektronik atau EDP.
Selama beberapa tahun telah digunakan empat jenis
pengolahan data :
- system manual. System pertama adalah manual system ini
hanya terdiri atas orang pulpen, pensil, dan buku besar (ledger) untuk membuka
entri. Buku besar menggambarkan recod dari operasi perusahaan.
- Mesin keydriven, penemuan mesin ini seperti cas register,
mesin ketik dan kalkulator meja meringankan tugas pengurusan data yang besar.
- Mesin punched card, dengan cara yang sama sejumlah
organisasi yang besar mencatat transaksi mereka dalam benituk punched card
(kartu berlubang) dan menggunakan mesin puched card pemeliharaan dan pengolahan
file yang penting.
-
Computer. Sekarang,
semua organisasi yang besar dan sebagian besar organisasi yang lebih kecil
mengandalkan computer untuk melakukan mayoritas pengolahan data mereka.
B.
TUJUAN PENGOLAHAN DATA
Tujuan pengolahan data adalah untuk
menghasilkan dan memelihara redod perusahaan yang akurat dan up to date.
C. TUGAS PENGOLAHAN DATA
Tanpa memandang apakah system pengolahan data
perupa manual, key driven computer atau kombinasi ada empat tugas dasar yang
dilakukan
- pengumpulan
data
sepanjang perusahaan memberikan barang dan jasa dan kepala
lingkunganya, tiap tindakanya initransaksi.
- pengubahan data
diperlukan untuk mengubah data untuk mentranformasikannya
menjadi format yang dapat digunakan. Operasi pengubahan data mencakup :
pengklasifikasian. Elemen data dimasukan ke dalam record untuk digunakan
sebagai kode untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan record.
Penyortiran.
Record disusun dalam urutan tertentu berdasarkan pada kode atau elemen data
yang lain. Sebagai contoh, file record penggajian disusun sedemikan rupa
sehingga semua record untuk tiap karyawan dapat dijadikan satu dan record untuk tiap karyawan berada dalam
urutan menurut tanggal.
Penkalkulasian.
Operasi aritmatika dan logika dilakukan pada elemen data yang menghasilkan
elemen data tambahan. Sebagai contoh, dalam system penggajian, biaya perjam,
dikalikan jumlah jam kerja untuk ,menghasilkan pendapatan kotor.
Perekapitulasian. Ada
banyak data yang perlu disinteesis atau dipersingkat menjadi bentuk total dan
subtotal.
- penyimpanan data
pada perusahaan kecil, ada ratusan transaksi
dan tindakan tiap harinya sedangkan diperusahan yang lebih besar, mungkin saja
ada ribuan. Epson, misalnya, menyatakan bahwa tiap sepuluh detik, salah satu
dari pelanggannya memasang atau menginstal computer atau printer Epson.
- Pembuatan dokumen
System pengolahan data menghasilkan output yang dibutuhkan
oleh perorangan atau kelompok baik yang berada dijdalam atau diluar
perusahan.
- Sifat pengolahan
data
Ada beberapa sifat pengolahan data yang membedakannya
dengan aplikasi computer lain. System pengolahan data :
a. menjalankan tugas penting
b. mengikuti prosedur standar secara relative
c. mendapatkan data yang lengkap.
d. Mempunyai focus historisa yang palin utama
e. Memberikan informasi pemecahan masalah minimal.
D.
SISTEM PENGOLAHAN DATA SAMPEL
Pengertian data sample digunakan oleh
perusahaan distribusi yaitu perusahaan yang mendistribusikan barang dan jasa
kepada para pelanggannya.kita namakan system tersebut dengan system distribusi.
E.
DOKUMENTASI SISTEM
Dokumentasi system menggunakan diagram arus
data (DFD) untuk menggambarkan system kita harus mengetahui salah satu dari
fasilitas utama tujuanya adalah untuk mendokumentasi logika system dan logika
tersebut dijalankan oleh segala jenis system yaitu manual, key driven,
computer.
F.
TINJAUAN SINGKAT MENGENAI SISTEM
Diagram kontek menggambarkan system dalam
konteksnnya dengan lingkungannya sistem
distribusi digambarkan sebagai sebuah persegi panjang tegak lurus, dengan tanda
panah yang menggambarkan data yang mengalir antara sistem dan lingkunganya.
Elemen lingkungan digambarkan dengan persegi panjang yang lebih kecil.
G.
SUBSISTEM UTAMA DARI SISTEM DISTRIBUSI
Diagram kontek cocok untuk menentukan wilayah
sistem yaitu elemen lingkungan dan interface. Sub sistem di definisikan dengan
sebuah persegi panjang. Sub sistem yang pertama berkenaan dengan pemenuhan
pemesanan pelanggan yang kedua berkenaan dengan penambahan stok dari pemasok
dan yang ketiga berkenaan dengan pemeliharaan atau kepengurusan buku besar
perusahaan.
H.
SISTEM YANG MEMENUHI PESANAN PELANGGAN
Langkah ini menunjukan empat sistem pertama
yang terlibat dalam pemenuhan pemesanan pelanggan yaitu order entri (entri
pesanan) inventarisasi, penagihan, (billing)dan penerimaan pembayaran (account
reciavable).
I.
SISTEM YANG MEMESAN STOK TAMBAHAN
Dengan cara ini kita mendefinisikan sub sistem yang
berhubungan dengan pemesanan stok tambahan dari pemasok. Terdiri dari tiga sub
sistem. Yaitu pembelian, penerimaan, dan
pembayaran.
J.
SISTEM YANG MELAKUKAN PROSES BUKU BESAR UMUM
Sistem
buku besar umum (general ledger system)
merekapitulasi atau meringkas transaksi dari berbagai sistem yang lain,seperti
inventarisasi dan penggajian.dua subsistem yang terlibat disini .yang pertama
adalah membukukan record yang memjelaskan berbagai tindakan dan transakasi ke
dalam biku besar umum tersebut.sub yang kedua menggunakan isi dari buku besar
umum tersebut untuk membuat laporan bagi manajer.
K. MEMENUHI PESANAN PELANGGAN
Dalam diskripsi tiap sub sistem sebelumnya
kita menggunakan nomor dari DFD untuk mempermudah dalam menghubungkan
penjelasan dengan diagram.
- Entri pesanan (order entri)
a. mengedit data pesanan
perusahaan menggunakan from pemesanan penjualan sebagai
suatu cara yang terorganisir untuk mencatat semua data yang diperlukan untuk
mengolah pesanan pelanggan.
b. Melakukan pengecekan kridit
Tujuanya adalah untuk menentukan apakah perusahaan ingin
melakukan bisnis dengan pelanggan atau tidak, salah satu cara untuk melakukan
pengecekan kredit adalah memasukan jumlah pesanan pada jumlah account
receivable.
c. melakukan log in pesanan
jika pesanan di terima maka kita masukan deskripsi
identivikasi singkat kedalam file order log dan menuliskan record accepted
order, yang akan menjadi input bagi sistem inventarisasi
a. menandai pesanan yang terpenuhi
ketiga langkah diatas membentuk hubungan berantai mereka
dihubungkan dengan arus data, tanpa adanya keikutsertaan masalah penyimpangan
data.
d.
inventarisasi
kita telah menerima pesanan pelanggan. Sekarang kita harus
menentukan apakah kita dapat memenuhinya atau tidak.
a. mengecek keseimbangan persediaan
langkah pertama adalah mengecek keseimbangan atau neraca
persediaan untuk tiap item yang dipesan. Item record (record item) untuk item
yang dipesan dipanggil atau dibaca dari file inventori. Field neraca persediaan
dari record inventarisasi diperbandingkan dengan jumlah pesanan dari record
pesanan yang diterima untuk melihat apakah masih ada stok yang cukup untuk
memenuhi pesanan tersebut pesanan yang tidak dapat dipenuhi, beck order recor
dimasukan ke dalam field beck order.
b. mengecek point pemesanan kembali
kita harus mengecek untuk melihat apakah neraca persediaan
yang baru dapat memenuhi point pemesanan kembali. Setiap record item berisi
field poit pemesanan kembali recor point (point pemesanan kembali)adalah jumlah
inventarisasi yang memicu aktifitas penambahan stok.
c. menambah item yang diterima
untuk menambah atau menaikan neraca yaitu dengan adanya
penambahan stok yang diterima dari pemasok dengan menggunakan arus data receiv
item dari item penerimaan dan memperbarui field neraca persediaan dari item
yang diterima dal;am file inventori.
e.
penagihan
invoice atau faktur adalah pemberitahuan resmi yang dikirim
oleh perusahaan ke pelanggan untuk memberi tahu pelanggan tersebut mengenai
jumlah hutang.
a. mendapatkan data pelanggan
data pelanggan meliput nama dan alamat keterangan
pengiriman, dan nomor tenagga penjual yang akan ditulis pada faktur dan dokumen
lain
b. membuat faktur
pembuatan faktur melibatkan perhitungan aritmatika salah
satu perhitunganya adalah tiap line item (item baris) atau item yang terdaftar
dalam from faktur diuraikan dengan mengalikan harga dengan jumlah item.
f. account receivable
a. memasukan receivable baru
b. menghapus receivable yang telah terbayar
c. membuat steatment
d. memberikan data pada buku besar umum
L. MEMESAN STOK TAMBAHAN
- pembelian
merupakan bagian dari fungsi marketing, recor
dimasukan dalam arus purchasing data (data pembelian ) yang berfungsi sebagai
input bagi sistem pembelian yang menunjukan empat sub sistem dari sistem
pembelian:
- menetukan pemasok
- mendapatkan komitmen verbal
- membuat pesanan pembelian
- menutup pesanan pembelian
- penerimaan
sitem distribusi terdiri dari dua arus sumber fisik. Sistem
penerimaan adalah tempat arus tersebut terjadi.
- mengolah penerimaan
- memberitaukan kepada sistem lainya
- account payable
account payable sistem bertugas untuk membayar kepada
pemasok atas pemberian yang dilakukan. Kepastian ini dapat diperoleh bila
terjadi tiga kondisi
1. bila ada bukti bahwa stok tersebut dipesan
2. bila ada bukti bahwa stok telah diterima
3. bila factor telah diterima dari pemasok
M.
PERANAN PEMROSESAN DATA DALAM PEMECAHAAN MASALAH
Pengolahan data banyak dilakukan oleh volume
data yang lebih besar dari pada volume informasinya. Ada dua alasan yang
pertama sistem pengolahan data benar benar menghasilkan out put informasinya
dalam bentuk laporan accounting standar yang kedua sistem pengolahan data
memberikan kekayaan pada database yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah.
Langganan:
Postingan (Atom)
